1. Berikut ini adalah contoh analisis data dalam pengolahan dan
penyimpanan data (proses) SIG dengan menggunakan analisis garis dan bidang
yaitu...
a. Menghasilkan peta klasifikasi pertanian
b. Menentukan daerah rawan banjir
c. Dapat menangani peta dengan klasifikasi tertentu
d. Menentukan daerah klasifikasi yang padat penduduknya
e. Menghasilkan daerah tepian sungai dengan lebar tertentu
Pembahasan
e. Menghasilkan daerah tepian sungai dengan lebar tertentu
2. Pernyataan:
1) editing
2) akuisisi
3) buffering
4) transformasi koordinat
5) pemberian atribut
6) pengarsipan
Tahapan pemasukan data dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) ditunjukkan oleh
angka...
a. 1, 2, 3, dan 4
b. 1, 2, 4, dan 5
c. 2, 3, 4, dan 5
d. 2, 4, 5, dan 6
e. 3, 4, 5, dan 6
Pembahasan
b. 1, 2, 4, dan 5
3. Pernyataan:
1) buffering
2) akuisisi
3) scorring
4) overlay
5) editing
Tahapan analisis data dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) ditunjukkan oleh
angka...
a. 1, 2, dan 3
b. 1, 3, dan 4
c. 2, 3, dan 4
d. 2, 3, dan 5
e. 3, 4, dan 5
Pembahasan
b. 1, 3, dan 4
4. Pada Sistem Informasi Geografis (SIG) jaringan jalan dipresentasikan sebagai
data garis dan pomba bensin dipresentasikan sebagai tanda titik. Kedua objek
tersebut berupa garis dan titik tersebut merupakan jenis data...
A. Raster
B. Vektor
C. Primer
D. Atribut
E. Terentrial
Pembahasan
B. Vektor
5. Sistem Informasi Geografi (SIG) memerlukan masukan data. Data tersebut
diperoleh dari...
A. Data tabular, data GPS, dan data digital
B. Data digital, peta analog, dan data tabular
C. Data penginderaan jauh, data mentah, dan data GPS
D. Data analog, pengukuran lapangan, dan data GPS
E. Observasi, pengukuran lapangan, dan wawancara
Pembahasan
6. Agar dapat dianalisis secara tepat, Sistem Informasi Geografis (SIG)
membutuhkan masukan data yang akurat. Sumber data SIG dapat berupa...
A. Data tabular, data GPS, dan data digital
B. Data digital, peta analog, dan data tabular
C. Observasi, pengukuran lapangan, dan wawancara
D. Peta analog, pengukuran lapangan, dan data GPS
E. Data penginderaan jauh, data mentah, dan data GPS
Pembahasan
7. Pemberian skor (scoring) merupakan tahapan dalam manipulasi dan analisis
data SIG. Salah satu penerapannya pada pemetaan kawasan resiko tsunami,
Penilaian resiko tsunami yang paling besar di suatu wilayah saat pemberikan
skor pada aspek...
A. Keberadaan lokasi objek wisata
B. Daerah dekat sungai dan pantai
C. Daerah yang dekat pegunungan
D. Kawasan hutan dan persawahan
E. Permukiman padat penduduk
Pembahasan
B. Daerah dekat sungai dan pantai
8. Indonesia mempunyai potensi pariwisata beragam. Berbagai aspek pariwisata
tersebut dapat dipetakan sesuai potensinya menggunakan SIG. Pengklasifikasian
tersebut meliputi beberapa aspek, yaitu...
A. Kepadatan penduduk dan lokasi daerah wisata
B. Fasilitas tempat wisata dan sarana transportasi
C. Tingkat kerawanan bencana dan fasilitas wisata
D. Potensi pertanian dan akses menuju lokasi wisata
E. Kondisi geologis dan permukiman sekitar lokasi wisata
Pembahasan
B. Fasilitas tempat wisata dan sarana transportasi
9. Perhatikan jenis-jenis peta berikut!
(1) Peta persebaran penduduk
(2) Peta tata guna lahan
(3) Peta sumber daya alam
(4) Peta topografi
(5) Peta administrasi wilayah
Untuk menghasilkan peta lokasi industri konveksi menggunakan Sistem Informasi
Geografi jenis peta yang dibutuhkan ditunjukkan oleh angka....
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 2, dan 4
C. 1, 3, dan 4
D. 2, 4, dan 5
E. 3, 4, dan 5
Pembahasan
B. 1, 2, dan 4
0 komentar:
Posting Komentar